Zhengzhou, 15 Januari 2026, Mediapewarta.com –BYD, Komitmen BYD (Build Your Dreams) dalam membangun kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik (New Energy Vehicle/NEV) mengambil bentuk yang sangat nyata dan interaktif. Perusahaan teknologi global tersebut baru saja membuka pintu Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou untuk umum.

Menghadirkan pengalaman berkendara langsung yang menantang sekaligus sarat edukasi teknologi. Sebagai sirkuit all-terrain khusus NEV pertama di Tiongkok, fasilitas seluas 198.700 meter persegi ini dirancang untuk membuktikan keandalan, ketangguhan, dan keselamatan mobil listrik dalam menghadapi beragam simulasi medan ekstrem—sebuah langkah strategis yang juga menyoroti kesiapan teknologi BYD untuk pasar dinamis seperti Indonesia.

Di sirkuit ini, pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian aktif dalam menjelajahi kemampuan NEV. Mulai dari menghadapi tanjakan curam 42 derajat di Off-Road Park.
Menguji kestabilan di Low-Friction Ring yang menyerupai permukaan es, merasakan akselerasi di Race Track, hingga menyaksikan ketangguhan YANGWANG U8 melintasi Zona Wading Pool. Setiap zona dirancang untuk mengungkap keunggulan spesifik dari teknologi inti BYD, seperti sistem penggerak listrik, kendali elektronik presisi (e³ Platform), dan manajemen energi termal.

Yang paling menarik, sirkuit ini juga memamerkan inovasi yang menjawab kecemasan pengguna mobil listrik. Teknologi Megawatt Flash Charging dipamerkan dengan kemampuan mengisi daya baterai dari 20% ke 80% hanya dalam 5 menit, atau menambah jarak tempuh sekitar 400 km—mengubah paradigma pengisian daya listrik menjadi secepat dan semudah mengisi BBM.
Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia, dalam kunjungannya menegaskan relevansi pengujian ini. “Sirkuit ini adalah bukti nyata ‘Technology for All’. Teknologi yang kami kembangkan dan uji di sini dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga sangat relevan untuk pasar seperti Indonesia yang memiliki karakter geografis yang beragam, dari perkotaan hingga luar kota,” ujarnya.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa pengalaman dan pembelajaran dari sirkuit di Zhengzhou akan menjadi landasan untuk menghadirkan produk dan teknologi BYD yang sesuai dengan tantangan di jalan Indonesia.
Ke depan, BYD berencana memperluas jaringan sirkuit serupa, termasuk di Shaoxing, dan mendorong program “New Track Scheme” bersama federasi otomotif Tiongkok.
Langkah ini tidak hanya memperkuat ekosistem pengembangan NEV yang tangguh, tetapi juga menempatkan BYD sebagai pelopor dalam pendekatan edukasi teknologi berbasis pengalaman langsung (immersive experience), membangun fondasi kuat untuk percepatan transisi energi berkelanjutan di tingkat global, termasuk di Indonesia.
Baca juga;
DPD GAMKI Provinsi Jawa Timur Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar di YPPII Kota Batu














